mengapa kata itu tak pernah meluncur dari bibir mungilnya??
Jika semua ini pertanda rindu,
mengapa kata cintanya tak pernah menyapa hari - hariku??
Mungkin aku memang tak pernah layak mendapatkannya...
Haruskah aku tersudut lemah mengharapkannya??
Atau membeku kehilangan dirinya?? "
wach....kutipan dari novel " Sepotong Kata Cinta " karya Novia Syahidah ini ceritanya sangat mengharukan. Dan aku tak pernah bosen untuk selalu bolak - balik membacanya walaupun udah kesekian kalinya...:-D
Ketika seseorang menulis sesuatu meski hanya menyalinya sesungguhnya semua itu karena penulis tengah berperasaan yg sama. Bukan asli /tidaknya tulisan itu tapi sebuah makna yang terus jadi penuntun untuk setiap pembacanya. Itulah mengapa penulis menjadi dkagumi. :)
Itulah kata - kata yang aku tangkap saat temanku mengomentari sebuah tulisan teman dekatnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar